Yusril Ihza Mahendra Berbagi Pengalaman Dalam Kuliah umum Kepada Mahasiswa-i STIH PERTIBA Pangkalpinang


Selasa, 2019-07-16 - 00:33:21 WIB

Mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra menyebut Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan Minerba harus segera direvisi.

Ditemui usai memberikan kuliah umum di STIH Pertiba, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Senin (19/9/2011), Yusril mengatakan produk undang-undang tersebut tumpang tindih.

"Undang-undang Minerba itu paling kacau, mengandung ketidakjelasan dan tumpang tindih dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah," kata Yusril.

Menurut Yusril, konsep berpikir pembuatan undang-undang tersebut lebih kepada pertambangan batubara. Sehingga beberapa pasal justru tak bisa diterapkan untuk jenis pertambangan lain termasuk timah.

"Mengenai kawasan eksplorasi misalnya harus sekian ribu hektar. Ini tidak mungkin diterapkan untuk penambangan timah. Otak berpikir orang yang membuat undang-undang itu ke pertambangan batubara," jelasnya.

Ia juga melihat banyak tumpang tindih dan ketidakjelasan. Wajar saja saat ini penerbitan peraturan pemerintah (PP) sejauh ini tidak maksimal.

"Di lapangan justru menimbulkan banyak hal yang tidak memuaskan. Mulai dari kesalahan norma aturan belum lagi aspek penegakan hukumnya," tegas Yusril.



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Yusril Ihza Mahendra: UU Minerba Paling Kacau, https://www.tribunnews.com/nasional/2011/09/19/yusril-ihza-mahendra-uu-minerba-paling-kacau.

Editor: Yulis Sulistyawan


Share Berita


Komentari Berita